Tit.. tiit ? "I luv u". Setiap pagi aku menerima SMS bernada seperti
itu. Atau terkadang berupa gambar yang melambangkan cinta. Bukan
siapa-siapa, karena wanita yang rajin tak pernah absen mengirimiku
ungkapan cinta itu tak lain adalah istriku sendiri. Kemarin kuberitahu
dia bahwa tindakannya itu memalukan, untuk sebuah keluarga yang sudah
memiliki dua anak, tidak usahlah 'cinta-cinta-an' seperti halnya rang
pacaran atau pengantin baru. Tapi ia tidak menggubrisnya, bahkan ia
semakin sering dengan menambah rutinitas itu pada setiap sorenya.
Enam
setengah bulan lalu, malah dia melakukan satu seremoni yang bagiku
hanyalah buang-buang uang saja dan tak selayaknya ia melakukan itu.
Malam itu sesampainya aku di rumah, kudapati rumahku hanya diterangi
oleh lampu yang remang-remang. Rupanya istriku mengganti lampu ruangan
makan kami, agar terkesan lebih romantis, katanya. Sementara dua anakku
sudah terlelap menikmati mimpinya, kulihat beberapa batang lilin menyala
diatas meja makan yang diatasnya sudah tersedia hidangan penuh selera
yang menjadi kesukaanku. Dengan gaun malamnya, ia terlihat begitu
cantik. Aku baru ingat, hari itu adalah ulang tahun ketiga pernikahan
kami. Bahkan satu bulan sebelumnya, ia mengajakku keluar bersama
anak-anak. Kami makan di sebuah restoran yang cukup bagus. Ia yang
membayar semuanya, katanya. Pikirku, dari mana ia mendapatkan uang, toh
ia tak bekerja. Akhirnya kuketahui itu uang yang ia sisihkan dari jatah
bulanan yang kuberikan. Hanya saja bagiku, sekedar merayakan ulang
tahunku tidak perlu repot-repot dan mahal seperti ini. Cukup dengan
membeli makanan di pasar dan dimakan bersama-sama, selesai, yang penting
kita bersyukur kepada-Nya bahwa kita masih diberikan kekuatan dan
kesabaran dalam mengemban amanah-Nya sampai usia kita bertambah hari
itu. Yang kuheran, malam sebelumnya tepat pukul 00.01 WIB ketika detik
pertama pada tanggal kelahiranku, sebuah kecupan hangat mendarat di
keningku. Kubuka perlahan mataku dan kudapatkan senyumannya yang manis.
Malam itu ia menghadiahiku sebuah jam tangan yang didalam bungkus
kadonya terdapat sebuah kartu ucapan bertuliskan: "Take My Heart In Your
Arm".
O ya, sekedar memberitahu, handphone yang kupakai sekarang
ini adalah handphone hadiah darinya pada saat ulangtahun pernikahanku
enam setengah bulan yang lalu itu. Aku sempat menolaknya, karena
handphone-ku sebelumnya juga masih bagus. Dengan sedikit senyum ia
menghulurkan sebungkus kado cantik itu. Didalamnya, kutemukan kembali
sebuah kartu bertuliskan sebuah pesan (harap) singkat: "Keep In Touch,
Please?". Lucunya, aku lupa bertanya, bagaimana cara ia mendapatkan
barang semahal itu. Ah mungkin karena aku sedang terkagum-kagum saja
kepada istriku itu, yang membuat aku lupa.
SMS terakhir yang aku
terima pagi ini, masih sama isinya. Namun entah kenapa hari ini aku
menitikkan air mata. Kuperhatikan kembali rangkaian kata-kata dalam
pesan itu, padahal setiap hari aku membacanya. I-L-U-V-U. kuperhatikan
satu persatu huruf yang terangkai singkat itu, namun titik air dari
mataku semakin bertambah. Aku jadi teringat dengan handphone hadiah
darinya, teringat dengan makan malam istimewa nan romantis saat ulang
tahun pernikahanku enam setengah bulan yang lalu, jam tangan hadiah
darinya saat ulangtahunku, semua perhatian, cinta dan kasih sayangnya
kepadaku. Ooh ?
Tiba-tiba mataku menatap lingkaran merah di satu
tanggal pada kalender mejaku. Disitu tertulis, "Ultah istriku". Ya
Allah? aku hampir saja melupakannya kalau besok adalah hari ulang
tahunnya. Sementara hari sudah sore, aku bingung harus menyiapkan hadiah
apa untuknya, padahal uangku sudah habis, tak mungkinlah jika aku
meminta kepadanya untuk membeli hadiah untuknya, jelas nggak surprise.
Akhirnya,
aku nekat menelepon beberapa teman dan karibku, atau siapapun yang bisa
kupinjam uangnya. Aku ingin memberinya sesuatu. Namun, apa daya, tak
satupun dari mereka bisa meminjamkannya karena memang selain mendadak,
bukan tanggal yang tepat bagi siapapun untuk meminjam uang di tanggal
tua. Aku lemas, hari sudah terlalu malam bagiku untuk mengetuk pintu
orang kesekian untuk kupinjami uangnya. Lagipula toko-toko mulai tutup,
kalaupun aku mendapatkan uangnya, sudah terlambat untuk membeli sesuatu.
Langkahku gontai, aku malu jika pulang tak membawa apa-apa. Aku
menyesal, rupanya kesibukan dan sifat egoisku yang selama ini menutupi
semua perhatian dan cinta yang diberikannya, hingga tak sekalipun aku
membalasnya. Sambil berjalan, lalu terbetik sebuah ide kecil dibenakku?
Aku pulang, kudapati rumahku sudah sepi, istri dan kedua anakku sudah
terlelap. Aku tak ingin membangunkan mereka. Belum juga mataku merapat
karena masih membayangkan betapa menyesalnya aku yang telah mengabaikan
perhatian dan kasih sayangnya selama ini, bahkan tak sepatah kata
'terima kasih' pun aku ucapkan untuk semua cintanya itu.
Satu jam
kemudian, istriku terbangun untuk menunaikan sholat malamnya. Biasanya
ia membangunkan aku (atau sebaliknya jika aku bangun terlebih dulu)
untuk sholat bersama. Namun ia tak segera, karena kuyakin matanya
langsung menatap setangkai bunga mawar merah yang kuletakkan disamping
bantal tidurnya. Sementara aku masih berpura-pura terlelap, namun mataku
sesekali menangkap senyuman di bibirnya ketika ia membaca kertas kecil
yang kuikatkan ditangkai bunga itu, "Maafkan abang dik, yang telah
melupakan perhatian d
Gantungkan cita-citamu setinggi bintang, kelak engkau akan menjadi bintang yang terang. Meskipun kamu belum meraih cita-citamu, namun kamu tetap berada diantara bintang-bintang..
Selasa, 10 Mei 2011
Sabtu, 07 Mei 2011
PSM Menembus 5 Besar LPI
PSM Makassar menembus empat besar klasemen
sementara Liga Primer Indonesia [LPI] menyusul kemenangan 2-0 atas
Persibo Bojonegoro di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu [7/5] malam WIB.
Tambahan tiga angka itu mengangkat posisi PSM ke peringkat empat dengan nilai 25, sekaligus menggeser Persibo turun satu tingkat. PSM dan Persibo mengumpulkan poin sama, tapi tim Juku Eja unggul selisih gol.
Dalam pertandingan ini, PSM langsung memberikan tekanan ke pertahanan tim tamu. Namun, solidnya barisan belakang Persibo membuat tim besutan Wilhelmus Gerrard Rijsbergen itu mengalami kesulitan untuk menjebol gawang Persibo.
Upaya PSM untuk unggul lebih dulu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36. Striker Andi Oddang memecahkan kebuntuan tim tuan rumah setelah ia memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Persibo.
Gol ini menambah motivasi pemain tuan rumah untuk memperbesar keunggulannya. Namun, PSM justru harus kehilangan satu pemain setelah Satrio Syam diganjar kartu merah satu menit menjelang babak pertama berakhir.
Keunggulan jumlah pemain ini tidak bisa dimanfaatkan Persibo di babak kedua. Sebaliknya, PSM yang berusaha mencari aman menerapkan permainan cepat untuk menambah pundi golnya di pertandingan ini.
Strategi permainan cepat yang dikembangkan tuan rumah berjalan bagus ketika babak kedua baru berlangsung tiga menit. Pemain pengganti M Rahmat berhasil menggandakan keunggulan.
Gol M Rahmat disaat Persibo unggul jumlah pemain meruntuhkan mental pemain tim tamu. Permainan tim besutan Luciano Leandro tersebut menjadi berantakan, sehingga serangan yang dibangun dengan mudah dikandaskan barisan belakang PSM.
Kendati sudah berusaha mengejar ketertinggalannya, Persibo tetap gagal menyarangkan bola ke gawang PSM. Persibo sempat mendapat peluang emas melalui Muhamad Hamzah yang sudah berhadap dengan kiper Denny Marcel. Tapi tendangannya tidak mengenai sasaran. Skor 2-0 pun bertahan hingga pertandingan berakhir.
Tambahan tiga angka itu mengangkat posisi PSM ke peringkat empat dengan nilai 25, sekaligus menggeser Persibo turun satu tingkat. PSM dan Persibo mengumpulkan poin sama, tapi tim Juku Eja unggul selisih gol.
Dalam pertandingan ini, PSM langsung memberikan tekanan ke pertahanan tim tamu. Namun, solidnya barisan belakang Persibo membuat tim besutan Wilhelmus Gerrard Rijsbergen itu mengalami kesulitan untuk menjebol gawang Persibo.
Upaya PSM untuk unggul lebih dulu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36. Striker Andi Oddang memecahkan kebuntuan tim tuan rumah setelah ia memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Persibo.
Gol ini menambah motivasi pemain tuan rumah untuk memperbesar keunggulannya. Namun, PSM justru harus kehilangan satu pemain setelah Satrio Syam diganjar kartu merah satu menit menjelang babak pertama berakhir.
Keunggulan jumlah pemain ini tidak bisa dimanfaatkan Persibo di babak kedua. Sebaliknya, PSM yang berusaha mencari aman menerapkan permainan cepat untuk menambah pundi golnya di pertandingan ini.
Strategi permainan cepat yang dikembangkan tuan rumah berjalan bagus ketika babak kedua baru berlangsung tiga menit. Pemain pengganti M Rahmat berhasil menggandakan keunggulan.
Gol M Rahmat disaat Persibo unggul jumlah pemain meruntuhkan mental pemain tim tamu. Permainan tim besutan Luciano Leandro tersebut menjadi berantakan, sehingga serangan yang dibangun dengan mudah dikandaskan barisan belakang PSM.
Kendati sudah berusaha mengejar ketertinggalannya, Persibo tetap gagal menyarangkan bola ke gawang PSM. Persibo sempat mendapat peluang emas melalui Muhamad Hamzah yang sudah berhadap dengan kiper Denny Marcel. Tapi tendangannya tidak mengenai sasaran. Skor 2-0 pun bertahan hingga pertandingan berakhir.
Senin, 14 Maret 2011
Minggu, 13 Maret 2011
Senin, 31 Januari 2011
PEMAIN HEBAT ASIA
Sebagai benua terbesar yang punya jumlah penduduk paling banyak pula,
Asia tentu menyimpan bakat-bakat sepakbola yang hebat. ESPNsoccernet
mencoba untuk memprediksi siapa saja yang bisa bersinar atau setidaknya
cukup bagus untuk main di Liga Eropa. Ada satu orang Indonesia di dalam
daftar. Dialah Oktomaniani, putra asal Papua yang bertubuh mungil....
Deng Zhuoxiang (Shandon/China)
Midfielder ini tampil luar biasa di Piala Asia Timur tahun lalu. Termasuk
saat ia mencetak gol ke gawang Korea Selatan yang menghadirkan kemenangan pertama bagi China atas Taeguk Warrior. Klub-klub di Korea dan Jepang mencoba untuk menariknya tapi tak sanggup dengan harganya. Mungkin sudah saatnya untuk klub Eropa 'ikut campur.'
Ismail Matar (Al Wahda/UEA)
Pemain ini adalah harapan dari kawasan teluk. Ia adalah pemenang bola emas di World Youth Championship tahun 2003. Sebenarnya ia sangat pantas main di Eropa. Namun klubnya yang kaya mampu menahannya untuk tidak pergi ke mana-mana. Ia kemudian juga menjadi bintang di Piala Teluk 2007 sekaligus membantu UAE untuk menjadi juara pertama kalinya. Berkat jasanya itu ia mendapat hadiah dua ekor unta. Ismail Matar pantas mendapat alat transportasi yang lebih bagus dari unta!
Koo Ja Cheol (Jeju United/Korea Selatan)
Ia sempat dihubungkan dengan Blackburn Rovers awal tahun ini. Klub Swiss Young Boys of Berne juga tertarik padanya namun tak sanggup membayar. Anehnya Koo bukanlah pilihan reguler di timnas Korsel walau ia terpilih menjadi pemian tengah terbaik K-League musim lalu. Mampu mengamankan bola dan siap melepaskan umpan kapan saja. Eksekusi bola matinya juga mantap. Banyak yang percara kepindahannya ke Eropa hanya masalah waktu.
Kawin Thamsatchanan (Muang Thong United/Thailand)
Asia Tenggara tak punya sejarah kuat memiliki kiper yang kuat. Namun
pemain berusia 19 tahun ini memperlihatkan kalau ia bisa memenuhi
kulaifikasi untuk menjadi kiper hebat. Absennya ia di Piala AFF sangat
disayangkan oleh fans Thailand. Seorang pemandu bakat Inggris telah
merekomendasikannya pada Manchester United. Menarik untuk ditunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Yasser Al Qahtani (Al Hilal/Arab Saudi)
Ia layak menjadi bintang yang paling terang di kawasan teluk.'The Sniper' tak pernah mencoba peruntungannya di Eropa. Jika ia mampu mengasah mentalnya untuk siap main di level tertinggi, karirnya akan melesat. Walau usianya sudah 28 tahun, ia masih gesit dan bagus dalam duel udara.
Oktovianus Maniani (Sriwijaya/Indonesia)
Sayap mungil Sriwijaya ini mencuri perhatian saat tampil di Piala AFF
2010. Ia berjasa besar membawa Indonesia lolos ke partai final. Ia sangat cepat dan usianya baru 20 tahun. Octo disebut sebagai 'Ryan Giggs-nya Indonesia' diharapkan bisa terus konsisten dan mampu mengasah umpan silangnya.
Karim Ansarifard (Saipa/Iran)
Karim adalah penerus kejayaan Ali Daei sebagai nyawa timnas Iran. Dan
sang lengenda sendirilah yang memberikan kesempatan bagi Karim untuk menjadi pilihan utama di Saipa di tahun 2007. Dua tahun kemudian ia sudah main untuk timnas. Borussia Dortmund sudah menyatakan ketertarikannya namun belum ada yang pasti.
Jungo Fujimoto (Shimizu S-Pulse/Jepang)
Sang playmaker sedang dikejar-kejar Nagoya Grampuss. Namun pemain berusai
26 tahun ini tak mau tanggung-tanggung. Rookie of the year J-League tahun
2006 ini ingin menjelajah Eropa.
Alexander Geynrikh (Pahktakor/Uzbekistan)
Ia adalah mesin gol di kawasan Asia Tengah. Kepalanya terkenal sering
menghadirkan kekacauan di kotak penalti lawan. Dua tim di Moscow, Torpedo dan CSKA, tertarik untuk memiliki Geynrikh. Kini ia siap main di Eropa atau setidaknya di Rusia.
Firas Al-Khatib (Al Qadsia/Suriah)
Suriah bukanlah negara elit untuk urusan sepakbola. Namun Al-Khatib
pantas untuk muncul ke permukaan. Kini ia main untuk salah satu klub
terbesar teluk, Al Qadsia Kuwait. Ia sangat jeli mencari posisi dan
diramalkan akan menjadi salah satu bintang di benua Asia. • VIVAnews
Deng Zhuoxiang (Shandon/China)
Midfielder ini tampil luar biasa di Piala Asia Timur tahun lalu. Termasuk
saat ia mencetak gol ke gawang Korea Selatan yang menghadirkan kemenangan pertama bagi China atas Taeguk Warrior. Klub-klub di Korea dan Jepang mencoba untuk menariknya tapi tak sanggup dengan harganya. Mungkin sudah saatnya untuk klub Eropa 'ikut campur.'
Ismail Matar (Al Wahda/UEA)
Pemain ini adalah harapan dari kawasan teluk. Ia adalah pemenang bola emas di World Youth Championship tahun 2003. Sebenarnya ia sangat pantas main di Eropa. Namun klubnya yang kaya mampu menahannya untuk tidak pergi ke mana-mana. Ia kemudian juga menjadi bintang di Piala Teluk 2007 sekaligus membantu UAE untuk menjadi juara pertama kalinya. Berkat jasanya itu ia mendapat hadiah dua ekor unta. Ismail Matar pantas mendapat alat transportasi yang lebih bagus dari unta!
Koo Ja Cheol (Jeju United/Korea Selatan)
Ia sempat dihubungkan dengan Blackburn Rovers awal tahun ini. Klub Swiss Young Boys of Berne juga tertarik padanya namun tak sanggup membayar. Anehnya Koo bukanlah pilihan reguler di timnas Korsel walau ia terpilih menjadi pemian tengah terbaik K-League musim lalu. Mampu mengamankan bola dan siap melepaskan umpan kapan saja. Eksekusi bola matinya juga mantap. Banyak yang percara kepindahannya ke Eropa hanya masalah waktu.
Kawin Thamsatchanan (Muang Thong United/Thailand)
Asia Tenggara tak punya sejarah kuat memiliki kiper yang kuat. Namun
pemain berusia 19 tahun ini memperlihatkan kalau ia bisa memenuhi
kulaifikasi untuk menjadi kiper hebat. Absennya ia di Piala AFF sangat
disayangkan oleh fans Thailand. Seorang pemandu bakat Inggris telah
merekomendasikannya pada Manchester United. Menarik untuk ditunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Yasser Al Qahtani (Al Hilal/Arab Saudi)
Ia layak menjadi bintang yang paling terang di kawasan teluk.'The Sniper' tak pernah mencoba peruntungannya di Eropa. Jika ia mampu mengasah mentalnya untuk siap main di level tertinggi, karirnya akan melesat. Walau usianya sudah 28 tahun, ia masih gesit dan bagus dalam duel udara.
Oktovianus Maniani (Sriwijaya/Indonesia)
Sayap mungil Sriwijaya ini mencuri perhatian saat tampil di Piala AFF
2010. Ia berjasa besar membawa Indonesia lolos ke partai final. Ia sangat cepat dan usianya baru 20 tahun. Octo disebut sebagai 'Ryan Giggs-nya Indonesia' diharapkan bisa terus konsisten dan mampu mengasah umpan silangnya.
Karim Ansarifard (Saipa/Iran)
Karim adalah penerus kejayaan Ali Daei sebagai nyawa timnas Iran. Dan
sang lengenda sendirilah yang memberikan kesempatan bagi Karim untuk menjadi pilihan utama di Saipa di tahun 2007. Dua tahun kemudian ia sudah main untuk timnas. Borussia Dortmund sudah menyatakan ketertarikannya namun belum ada yang pasti.
Jungo Fujimoto (Shimizu S-Pulse/Jepang)
Sang playmaker sedang dikejar-kejar Nagoya Grampuss. Namun pemain berusai
26 tahun ini tak mau tanggung-tanggung. Rookie of the year J-League tahun
2006 ini ingin menjelajah Eropa.
Alexander Geynrikh (Pahktakor/Uzbekistan)
Ia adalah mesin gol di kawasan Asia Tengah. Kepalanya terkenal sering
menghadirkan kekacauan di kotak penalti lawan. Dua tim di Moscow, Torpedo dan CSKA, tertarik untuk memiliki Geynrikh. Kini ia siap main di Eropa atau setidaknya di Rusia.
Firas Al-Khatib (Al Qadsia/Suriah)
Suriah bukanlah negara elit untuk urusan sepakbola. Namun Al-Khatib
pantas untuk muncul ke permukaan. Kini ia main untuk salah satu klub
terbesar teluk, Al Qadsia Kuwait. Ia sangat jeli mencari posisi dan
diramalkan akan menjadi salah satu bintang di benua Asia. • VIVAnews
Rabu, 01 Desember 2010
Pola 4-4-2
Pola 4-4-2 memang hanya memiliki 2 forward, namun tidak berarti bahwa
tim dengan pola ini hanya menyerang dengan 2 orang di lini depan. Dalam
pola 4-4-2, outside midfielder atau outside back (jika melakukan
overlap) bisa maju ke lini depan. Dengan demikian, akan terdapat 4 orang
penyerang sekaligus. Untuk itulah pola 4-4-2 adalah pola yang berubah
menjadi 2-4-4 ketika menyerang. Belum lagi jika ditambah dengan majunya
salah satu center midfielder persis di belakang kedua forward – dan
ketika itu disebut sebagai offensive midfielder – maka akan terdapat 5
orang penyerang sekaligus. Luar biasa bukan?
Dalam pola 4-4-2, outside midfielder memang didedikasikan untuk naik
ke lini depan ketika menyerang – dan ketika itu mereka disebut sebagai
penyerang sayap. Namun fungsi ini tidak hanya monopoli outside
midfielder. Outside back pun bisa melakukan hal serupa, yakni dengan
cara melakukan overlap terhadap outside midfielder. Seberapa leluasa dan
seberapa sering outside back bisa melakukan overlap, tidak ada ukuran
yang pasti. Gary Neville (outside back) tidak terlalu banyak melakukan
overlap karena fungsi membantu serangan ke lini depan sudah didominasi
oleh David Beckham (outside midfielder) yang berada di depannya.
Sebaliknya, outside back seperti Roberto Carlos dan Cafu terbilang
sangat sering melakukan overlap. Kendati demikian, outside back yang
melakukan overlap dituntut untuk bisa segera turun ke posisinya semula
ketika bola yang dikuasai lawan sudah memasuki daerah pertahanan tim
kita. Karena itu, seorang outside back harus memiliki kekuatan aerobik
yang luar biasa karena dia dituntut untuk selalu berlari naik dan turun
dari ujung yang satu ke ujung yang lain panjang lapangan.
Pada pola 4-4-2 dengan lini tengah berlian (diamond) ada pembagian
yang bersifat tetap diantara kedua center midfielder: yang satu adalah
offensive midfielder, sementara yang lainnya adalah defensive
midfielder. Adapun pada lini tengah flat, pembagian yang tetap seperti
itu tidak ada. Kedua fungsi itu bisa dilakukan secara bergantian. Yang
penting, jika salah satu center midfielder maju sebagai offensive
midfielder, center midfielder yang lainnya tetap menjaga diri berada di
belakangnya sebagai defensive midfielder. Namun biar tidak
membingungkan, bisa pula disepakati sejak awal siapa yang akan lebih
dominan berfungsi sebagai offensive midfielder dan siapa yang lebih
dominan sebagai defensive midfielder.
Offensive midfielder mengambil posisi persis di belakang kedua
forward. Dia adalah support bagi kedua forward tersebut ketika
menyerang. Karena itu, offensive midfielder juga sering disebut sebagai
striker lini kedua (second line striker). Dia bisa melepas tembakan
jarak jauh yang keras bak geledek dari luar kotak gawang pada saat-saat
tertentu untuk memecah kebuntuan. Contohnya adalah Steven Gerrard di
Liverpool atau Frank Lampard di Chelsea.
Offensive midfielder juga bertugas untuk memberikan suplai-suplai
bola kepada para penyerang yang berada di depannya (yaitu 2 orang
forward dan 2 orang penyerang sayap). Juan Roman Riquelme adalah salah
satunya, yang sangat piawai dalam memberikan suplai bola kepada para
penyerang. Suplai bola itu seringkali berupa umpan-umpan terobosan yang
mematikan, yang siap dieksekusi oleh para penyerang yang ada didepannya.
Defensive midfielder adalah mitra setia dua center back yang ada di
belakangnya. Ketiganya membentuk segitiga bertahan, dengan defensive
midfielder sebagai puncak segitiganya. Ketika bertahan, idealnya
offensive midfielder turun untuk membantu defensive midfielder, sehingga
pertahanan lini tengah bisa diisi lengkap oleh 4 orang. Dan dengan lini
tengah berisi 4 pemain ketika bertahan, pressure terhadap bola yang
hendak menerobos lini belakang bisa dilakukan oleh tiga orang sekaligus
(1+2). Namun jika offensive midfielder terlambat turun, berarti di lini
tengah hanya ada 3 pemain. Jika demikian keadaannya, bertahan terhadap
bola yang hendak menerobos lini belakang cukup dilakukan oleh dua orang
saja (1+1). Misalnya, jika bola di sisi kiri lapangan, berarti pressure
terhadap bola dilakukan oleh left back dan left midfilder. Jika bola di
sisi kanan lapangan, pressure dilakukan oleh right back dan right
midfielder. Dan jika bola di sisi tengah lapangan, pressure dilakukan
oleh center back terdekat dan defensive midfielder.
Fungsi lain defensive midfielder adalah sebagai ‘pengangkut air’.
Maksudnya, ia adalah pemain yang akan paling banyak menerima bola untuk
dialirkan dari belakang ke depan.
Selain sebagai ‘pengangkut air’, defensive midfielder juga paling
berperan untuk menginisiasi arah serangan. Apakah serangan akan
dilakukan dari sektor kiri, dari sektor kanan, atau dari sektor tengah.
Terkait dengan fungsi ini, ia jugalah yang biasanya mengubah
(mengalihkan) arah serangan, misalnya dari sektor kiri ke sektor kanan.
Karena itu, defensive midfielder haruslah seorang pemain yang cerdas,
yang bisa menetapkan arah serangan yang tepat pada saat yang tepat.
Forward dalam pola 4-4-2 berjumlah 2 orang. Kedua forward ini adalah
satu pasangan yang harus selalu berkoordinasi secara padu padan, tidak
boleh bekerja sendiri-sendiri. Karena itulah dua orang forward dalam
pola 4-4-2 ini biasa disebut sebagai striker kembar (twin-striker).
Kerjasama diantara dua pemain ini sangat menentukan bagi sukses tidaknya
menjebol gawang lawan. Biasanya, salah satu dari kedua forward ini
selalu berusaha untuk menciptakan ruang tembak bagi forward yang
lainnya.
Jika masing-masing forward memiliki kelebihan-kelebihan yang berbeda,
maka semestinya kelebihan-kelebihan yang berbeda tersebut bisa
disinergikan untuk menciptakan perpaduan dan kerjasama yang saling
menguatkan. Misalnya, yang satu memiliki kelebihan body-charge
(berpostur besar) sementara yang lainnya bertubuh mungil namun lebih
lincah dan lebih cepat seperti kijang.
Posisi default dari kedua forward dalam pola 4-4-2 adalah di sisi
tengah lapangan. Posisi ini memungkinkan outside midfielder atau outside
back untuk naik ke sisi sayap dalam rangka menambah jumlah barisan
penyerang. Namun tidak selalu kedua forward harus di sisi tengah
lapangan. Untuk menciptakan kondisi 2 vs 1 di sisi kiri lapangan
misalnya, salah seorang forward bisa bergerak ke sisi kiri lapangan
untuk membantu penyerang sayap kiri, dan dalam kondisi seperti ini
forward yang lainnya hendaknya ikut pula bergeser ke arah kiri untuk
menciptakan balance.
Adapun dua orang center back dalam pola 4-4-2 adalah jantung
pertahanan. Merekalah pertahanan terakhir yang dimiliki oleh tim. Karena
itu, mereka harus benar-benar disiplin dalam menjaga posisi.
Lini belakang biasanya memiliki satu orang jenderal (namanya jenderal
pertahanan). Jabatan ini biasanya dipikulkan pada salah satu center
back. Misalnya, di Manchester United, jenderal pertahanannya adalah Rio
Ferdinand, yang mengkoordinir ketiga temannya yang lain. Atau di
Chelsea, jenderal pertahanannya adalah John Terry, yang mengkoordinir
ketiga temannya yang lain.
Beberapa Elemen Penting dalam Melakukan Serangan
![]() |
| Torres |
Kedua, umpan satu dua (one-two pass, wall pass). Ini adalah satu kombinasi umpan, yang biasanya mengejutkan dan tidak terantisipasi oleh lawan. Umpan-umpan satu dua yang dilakukan di daerah pertahanan lawan seringkali mampu menembus barikade pertahanan lawan yang sangat kuat sekalipun.
Ketiga, umpan terobosan (through pass). Umpan ini biasanya hanya dipakai di daerah pertahanan lawan, karena umpan ini tidak jarang gagal dan bisa diantisipasi oleh lawan. Namun jika berhasil, umpan ini seringkali merupakan assist bagi terciptanya sebuah gol. Dari segi arahnya, umpan terobosan ini banyak macamnya: dari tengah langsung lurus ke depan, dari tengah ke samping depan, dan dari samping ke tengah depan. Umpan terobosan bisa dibedakan pula antara umpan terobosan bawah dan umpan terobosan lambung.
Keempat, umpan jangkar. Yang disebut dengan umpan jangkar adalah umpan yang arahnya dari depan ke belakang, yang biasanya dilakukan dalam rangka untuk mempertahankan penguasaan bola atau untuk mengubah arah serangan. Umpan jangkar bukanlah sesuatu yang tabu dalam sepakbola. Yang disebut menyerang tidak harus dilakukan dengan selalu mengumpan ke arah depan. Kalau boleh diistilahkan, umpan jangkar adalah ‘mundur (sejenak) untuk (maju) menang’.
Kelima, umpan silang (crossing). Umpan silang, terutama dalam pola 4-4-2, sangatlah efektif untuk bisa menciptakan sebuah gol. Umpan silang bisa diarahkan ke tiang dekat, persis di depan gawang, atau ke tiang jauh. Bentuknya pun bisa bola bawah ataupun bola lambung (drive, bukan loft).
Keenam, umpan panjang (long ball). Dari segi arahnya, umpan panjang ada yang dari sisi tepi ke sisi depan tengah (misalnya dari pemain sisi luar ke depan gawang), dari sisi tengah ke sisi depan sayap (misalnya ke pemain sayap), atau dari belakang lurus ke depan (baik yang dilakukan di sisi tepi lapangan ataupun di sisi tengah lapangan).
Ketujuh, tembakan jarak jauh. Tembakan jarak jauh yang akurat dan keras bak geledek seringkali bisa memecah kebuntuan serangan dan merobek gawang lawan. Diantara pemain yang sangat ahli melakukannya adalah Steven Gerrard dan Frank Lampard.
Kedelapan, trik individu. Trik individu kadangkala diperlukan untuk menembus pertahanan lawan yang kokoh. Lakukanlah trik individu hanya jika tidak ada lagi cara lainnya untuk menerobos pertahanan lawan dan membobol gawang mereka. Namun ingat, lakukanlah trik individu hanya di daerah pertahanan lawan, karena memang di daerah ini kita boleh dan bahkan harus melakukan melakukan percobaan-percobaan yang berani dan kreatif. Kalaupun trik individu yang kita lakukan gagal, toh bola masih jauh dari pertahanan kita.
Kesembilan, bola mati (set piece). Bola mati tidaklah boleh diremehkan. Tidak sedikit gol-gol tercipta dari eksekusi bola mati. Diantara macam bola mati adalah sepak pojok (corner kick), tendangan bebas (free kick) dan lemparan kedalam (throw -in).
Apa Arti Posisi dalam Sepakbola
Dalam
sepakbola, posisi itu ibarat rumah. Tidak harus seseorang selalu berada
di rumahnya. Untuk keperluan-keperluan tertentu, ia kadang harus keluar
rumah. Meski demikian, setiap hari ia harus selalu pulang ke rumahnya.
Demikian pula posisi dalam sepakbola. Tidak berarti bek kiri harus
selalu berada di sebelah kiri dan di belakang para pemain yang lainnya.
Bahkan tidak selalu pemain sisi kanan harus selalu dan setiap saat
berada di sisi kanan. Keluarnya seorang pemain dari posisinya disebut
sebagai ‘out of position’ (diluar posisi).
Namun perlu diingat,
seorang bek kiri meskipun kadang-kadang berada diluar posisinya namun ia
adalah pemain yang harus paling sering berada dalam posisi aslinya.
Jika tidak demikian, tidak perlu ada penetapan posisi dong. Lebih dari
itu, posisi adalah tanggung jawab. Pemain di lapangan ibarat penjaga
rumah. Jangan sampai ada maling atau perampok memasuki rumah kita
sementara rumah kita sedang kosong tak terjaga karena kita tidak sedang
ada di rumah. Bisa-bisa rumah kita dijarah atau bahkan dibakar habis!
Keberadaan
seorang pemain pada posisinya terutama sangat penting ketika tim sedang
bertahan (tidak menguasai bola). Ketidakdisiplinan seorang pemain pada
posisinya, terutama para pemain belakang, akan membuat musuh leluasa
menembus pertahanan untuk kemudian mencetak gol.
Pada dasarnya,
seorang pemain sebisa mungkin selalu bermain pada posisi aslinya
(disebut ‘on position’). Namun terkadang, seorang pemain dituntut ‘out
of position’ karena beberapa alasan, misalnya untuk melakukan kombinasi
umpan, variasi serangan, dan sebagainya. Kombinasi umpan seperti satu
dua berganda, satu dua plus orang ketiga, overlap, dan sebagainya tidak
bisa tidak menuntut mobilitas, yang tidak jarang menuntut pemain harus
keluar dari sarangnya. Demikian pula variasi-variasi serangan juga
penting untuk dilakukan agar serangan yang terbangun menjadi tak
terduga, mengejutkan, dan sulit untuk di-intercept oleh tim lawan. Namun
lagi-lagi perlu diingat, begitu tuntutan-tuntutan tersebut telah usai,
hendaknya seorang pemain segera kembali ke posisi aslinya.
Menjadi
penting pula untuk dipahami oleh tim, bahwa ketika ada seorang pemain
‘out of position’, hendaknya ada pemain lain yang untuk sementara
menjaga posisi yang ditinggalkan, jika memang ketika itu posisi tersebut
tidak boleh kosong (akan berbahaya atau tidak menguntungkan jika
dibiarkan kosong).
Sabtu, 13 Maret 2010
KAPTEN PSM MAKASSAR, SYAMSUL CHAERUDDIN JADI GONDOL
Fajar: KAPTEN tim PSM, Syamsul Chaeruddin, punya penampilan baru. Rambutnya
yang gondrong sudah tidak kelihatan lagi. Itu karena dia baru saja
mencukur habis rambutnya.
Saat latihan Jumat, 12 Maret di Lapangan Karebosi, Syamsul menjadi sorotan mata para penggemar. Penampilan baru Syamsul tersebut bahkan membuat pelatih PSM, Tumpak Sihite, kaget. "Awalnya saya kira dia pemain baru. Setelah lihat dari dekat ternyata Syamsul," kata Tumpak.
Ada apa Syamsul? Kepada Fajar dia mengatakan, cukur barunya itu sekadar mencari suasana baru. Sejak pulang dari Palu, Sulawesi Tengah, menjalani pengobatan alternatif, dia memang berniat memperbaharui penampilan. Apakah ini tak ada kaitannya hasil pertandingan PSM di luar kandang?
"Ah, tidak ji, saya memang mau cukur, biar lebih fres kelihatan. Doakan bos mudah-mudahan PSM bisa menang lawan Persebaya," kata Syamsul. (aci-sah)
Saat latihan Jumat, 12 Maret di Lapangan Karebosi, Syamsul menjadi sorotan mata para penggemar. Penampilan baru Syamsul tersebut bahkan membuat pelatih PSM, Tumpak Sihite, kaget. "Awalnya saya kira dia pemain baru. Setelah lihat dari dekat ternyata Syamsul," kata Tumpak.
Ada apa Syamsul? Kepada Fajar dia mengatakan, cukur barunya itu sekadar mencari suasana baru. Sejak pulang dari Palu, Sulawesi Tengah, menjalani pengobatan alternatif, dia memang berniat memperbaharui penampilan. Apakah ini tak ada kaitannya hasil pertandingan PSM di luar kandang?
"Ah, tidak ji, saya memang mau cukur, biar lebih fres kelihatan. Doakan bos mudah-mudahan PSM bisa menang lawan Persebaya," kata Syamsul. (aci-sah)
Rabu, 10 Maret 2010
AS SALAM
AS SALAM
Islam memiliki akar kata salam. Salam berarti damai, aman, atau selamat. Dengan demikian makna Islam bisa diartikan kedamaian, keamanan, atau keselamatan. Islam merupakan jalan dan tuntunan untuk menghindari ketidak-damaian, ketidak-amanan, dan ketidak-selamatan. Demikian sebagaimana makna kata agama, a berarti tidak, sedangkan gama berarti kekacauan.
Islam memiliki akar kata salam. Salam berarti damai, aman, atau selamat. Dengan demikian makna Islam bisa diartikan kedamaian, keamanan, atau keselamatan. Islam merupakan jalan dan tuntunan untuk menghindari ketidak-damaian, ketidak-amanan, dan ketidak-selamatan. Demikian sebagaimana makna kata agama, a berarti tidak, sedangkan gama berarti kekacauan.
Berdasarkan
asas dasar tujuan agama Islam tersebut di atas, maka setiap pemeluk
atau ummat Islam harus memiliki keluasan untuk menebarkan benih-benih
kedamaian, keamanan, dan keselamatan dalam setiap aspek kehidupan.
Inilah arti sejati manusia sebagai khalifatullah fil ardzi, manusia sebagai pemakmur dunia.
Sebagai salah satu amalan kecil untuk menebarkan kedamaian adalah perintah untuk menebarkan salam, “kedamaian”, diantara sesama manusia. Ini merupakan amalan yang langsung ditauladankan oleh Kanjeng
Nabi Muhammad, dan seringkali sangat diwanti-wanti oleh para kiai dan
ustadz. Makna sempit dari memberikan salam adalah mengucapkan kalimat
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh”. Bila mengacu kepada
pemaknaan yang lebih luas untuk menebarkan rasa kedamaian, keamanan,
dan keselamatan, maka bisa saja ungkapan salam disampaikan dalam ideom
lokal sesuai adat istiadat dan budaya setempat.
Maka dari itu kalimat salam bisa saja berbunyi selamat pagi, selamat jalan, sampai jumpa, kulo nuwun, slamet to kabare, hai, how are you,
dan lain sebagainya. Ungkapan penggantian salam ini memang pernah
menjadi polemik yang sengit pada saat dilempar Gus Dur ke publik
beberapa dekade yang lalu.
Jika ditelaah lebih mendalam, maksud Gus Dur adalah pengungkapan suatu ajaran agama dalam hal hubungan muammalah ke dalam tradisi yang muncul dari kearifan lokal(local wisdom). Ini sekaligus sebagai isyarat bahwa Islam tidak identik dengan Arab, sehingga sekaligus bahwa Arab adalah Islam.
Sebagai ungkapan uluk salam
yang mendamaikan, sudah tentu semestinya bila seseorang mendengar
ungkapan tersebut dari orang lain ia akan merasakan frekuensi dan
gelombang kedamaian dari si pemberi salam. Namun apakah memang demikian
yang kita rasakan?
10 KIPER TERHEBAT MANCHESTER UNITED
Akibat aksi teror kemarin, Manchester United (MU) urung melawat
ke Indonesia. Bukan hanya itu saja efeknya terhadap sepakbola, harapan
Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pun boleh dibilang
efektif pupus.
Bicara
soal MU, saya sudah menjadi penggemar mereka sejak tahun 1992, kelas 1
SD. Jadi boleh dibilang saya mengikuti naik turunnya tim ini. Saya
ingin menulis sedikit tentang MU, khususnya di sektor favorit : kiper.
Tulisan niche ini sekedar untuk mengisi waktu, karena seharusnya sekarang saya sedang gathering dengan para suporter andaikan tragedi kemarin tidak terjadi. Duh!
Arrival : direkrut dari Brondby untuk menggantikan Les Sealey.
Bukan hanya kiper terbaik yang pernah dimiliki MU. Dia adalah salah satu kiper terbaik sepanjang masa yang disejajarkan dengan Gordon Banks dan Lev Yashin.
Ketika saya pertama kali nonton MU pada tahun 1992, keberadaan Schmeichel adalah 80% kekuatan lini belakang MU. Dia direkrut dari Brondby seharga £530.000 yang disebut-sebut oleh Sir Alex sebagai pembelian terbaik abad ini. Saya ingat ketika dia membuat bombers sekelas Klinsmann, Del Piero, dan Van Basten frustrasi. Dialah aktor utama yang membawa MU meraih tiga gelar pada tahun 1999.
Hingga saat ini belum ada satu pun kiper MU yang bisa mengalahkan kualitasnya. Yes! Definitely the best goalkeeper ever!
Momen Paling Berkesan : lusinan penyelamatan dahsyat yang dia lakukan, termasuk sewaktu menghadapi Inter Milan, Juventus, dan Arsenal pada tahun 1998/99. Plus ketika dia membuat gol di UEFA Cup 1995 pada menit terakhir (lihat di sini).
Departure : usai membela MU di 292 pertandingan, pada usia 36 tahun dia mencari tantangan yang lebih ringan di Sporting Lisbon dan membawa mereka juara Liga Portugal 2000.
Arrival : direkrut dari Vitesse Arnhem sebagai deputi Schmeichel.
Kiper Belanda bertubuh tinggi besar ini sengaja dibeli untuk menjadi deputi Schmeichel, menggantikan Tony Coton.
Walaupun demikian, dia merupakan cadangan yang loyal dan punya kualitas rata-rata. Pada musim 1999/2000 dia bersaing ketat dengan Bosnich sebagai kiper utama. Saya selalu khawatir jika dia bermain sebab gawang MU jauh lebih rawan dibanding dikawal Schmeichel.
Momen Paling Berkesan : versus Monaco di Liga Champions 1999 ketika melakukan sejumlah penyelamatan hebat, walau akhirnya MU tersingkir oleh gol penyerang muda, David Trezeguet.
Departure : usai tampil dalam 37 pertandingan, kontraknya tidak diperpanjang dan dia pindah ke West Ham pada usia 39 tahun.
Arrival : direkrut dari Aston Villa untuk menggantikan Schmeichel.
Setelah Schmeichel bergabung ke Sporting, ada lubang menganga di pertahanan MU. Pilihan pengganti jatuh kepada Bosnich yang punya track record mantap bersama Villans. Jujur saja, saat itu saya lebih menjagokan dua kiper muda : Richard Wright dan Sebastian Frey.
Kualitas Bosnich amat buruk. Namun kiper-kiper MU lain lebih hancur lagi. Akhirnya MU terpaksa bergantung padanya untuk satu musim.
Momen Paling Berkesan : versus Palmeiras pada Intercontinental Cup dan Real Madrid pada Liga Champions adalah penampilan bagus Bosnich yang saya ingat. Lainnya saya sudah lupa semua.
Departure : musim pertama main 23 pertandingan, musim kedua jadi cadangan, terus pindah ke Chelsea dan kena kasus narkoba.
Arrival : direkrut dari Venezia karena buruknya permainan Bosnich.
Sempat mengawal jala AC Milan menyaingi Sebastiano Rossi, pantas dia dibebani harapan besar. Sayangnya, The Blind Venetian (Si Buta dari Venezia) ini ternyata lebih jelek dari Bosnich. Tidak aneh apabila di sekolah muncul ejekan suporter lawan : "Taibi, Tai Babi!"
Dia kebobolan gol tolol saat melawan Southampton dan kemasukan lima gol ketika MU digasak Chelsea 0-5. Dia tidak pernah main lagi.
Momen Paling Berkesan : versus Southampton di Premier League 1999 (tentu saja) ketika bola sepakan penyerang timnas, Matthew Le Tissier, menerobos selangkangannya. (lihat di sini)
Departure : hanya main 4 pertandingan, digusur jadi kiper ketiga di bawah Bosnich dan Van Der Gouw. Dia pun pindah ke Reggina.
Arrival : direkrut dari Monaco untuk mengatasi krisis kiper.
Saya tidak ingin pemain ini bergabung dengan MU karena kelakuan badutnya seringkali merugikan tim. Namun setelah melihat Taibi dan Bosnich, rasanya keadaan tidak mungkin lebih buruk lagi.
Penampilan Barthez boleh dibilang cukup oke. Banyak penyelamatan dahsyat yang dia ambil. Namun nggak kalah banyak juga keputusan gobloknya. Aksi gemilang dan blundernya fifty-fifty lah.
Boleh dibilang setiap kali Barthez bermain, pendukung MU jadi ekstra was-was karena atraksinya kadang keterlaluan, termasuk pada saat melawan Arsenal dan Deportivo La Coruna. Hingga akhirnya, blunder fenomenalnya yang kesekian "milyar" kali saat melawan Real Madrid membuat dia tidak pernah dimainkan lagi oleh Sir Alex.
Momen Paling Berkesan : ritual ciuman menjijikan dengan Laurent Blanc dan gol tolol melawan Arsenal gara-gara blundernya, dua kali (lihat di sini)
Departure : gara-gara blunder lawan Real Madrid, Barthez tak pernah dimainkan lagi, kemudian dipinjamkan ke Marseille dan dilepas ke sana usai membela MU sebanyak 92 pertandingan.
Arrival : direkrut dari Wigan Athletic untuk jadi deputi Barthez.
Caroll pada mulanya ditujukan sebagai kiper deputi Barthez, namun pada tahun 2003 dia diposisikan sebagai kiper utama akibat blunder Barthez yang makin menjadi-jadi membuat muak Sir Alex.
Selama menjadi kiper utama, Carroll punya kualitas standar. Nggak banyak penyelamatan hebat namun juga tidak terlalu buruk. Carroll kembali jadi kiper utama pada tahun 2005, menggusur Howard.
Momen Paling Berkesan : kebobolan dari jarak sekitar 60 meter ketika melawan Tottenham, untungnya gol tersebut tidak diakui oleh karena wasit dan hakim garis tidak melihatnya (lihat di sini)
Departure : usai main sebanyak 49 pertandingan dia pun memilih pindah ke West Ham daripada menjadi kiper cadangan.
Arrival : direkrut dari New York Metrostars menggantikan Barthez.
Blunder gila-gilaan Barthez membuat Carroll menggantikannya, tapi Ferguson merasa Carroll tak cukup baik. Maka Howard, kiper terbaik Liga MLS Amerika Serikat, pun dibeli pada musim 2003/2004.
Saya terkejut karena Howard ternyata main sangat bagus. Bahkan aksinya jauh lebih hebat dari Barthez, untuk musim pertama. Musim kedua, permainan Howard menurun drastis. Hingga akhirnya Sir Alex pun mengembalikan posisi kiper utama ke Carroll.
Momen Paling Berkesan : kemasukan gol saat melawan Porto dan Jose Mourinho berlari histeris seperti monyet gila (lihat di sini)
Departure : main 45 pertandingan diakhiri penampilan buruk, dia digusur oleh Carroll dan Van Der Sar, akhirnya dijual ke Everton.
Arrival : direkrut dari Fulham untuk mengatasi krisis kiper.
Sejak Schmeichel pindah, belum ada kiper lain yang bisa menyaingi dia, selain Van Der Sar. Kiper jangkung ini bahkan berhasil mengukir rekor 1.311 menit tanpa kebobolan pada tahun 2009.
Saya termasuk cukup pesimis ketika Sir Alex merekrutnya, karena waktu itu Van Der Sar telah berusia 35 tahun. Namun ternyata saya keliru. Kecepatan dan ketangkasannya belum hilang, bahkan mampu bersaing dengan Cech dan Reina yang jauh lebih muda.
Jangkauannya yang panjang dan ketenangannya saat menjaga jala MU memberikan nuansa tersendiri, kontras dengan Schmeichel yang meledak-ledak. Bukan tidak mungkin di penghujung karirnya nanti ia melakukan hal yang lebih hebat daripada sang legenda.
Momen Paling Berkesan : menggagalkan tiga tendangan penalti pemain Chelsea di Community Shield (lihat di sini) dan mempecundangi Chelsea lagi di final Liga Champions (lihat di sini).
Status : main 132 pertandingan untuk MU dan rencananya akan pensiun di klub ini.
Arrival : direkrut dari West Bromwich sebagai deputi Van Der Sar.
Kuszczak menjadi populer setelah bermain dengan sangat gemilang bagi West Bromwich pada tahun 2004-2007. Hal ini memikat Sir Alex merekrutnya untuk mengkover Van Der Sar, karena MU baru saja kehilangan Howard. Kuszczak pun dipinjam dari West Bromwich.
Meskipun tidak istimewa, Kuszczak merupakan kiper dengan kualitas standar Premier League yang sudah teruji di top-flight. Ini membuat saya tidak terlalu khawatir andaipun Van Der Sar cedera.
Penampilannya yang memuaskan membuat MU merekrutnya secara permanen. Hanya saja sejak awal musim 2008/09 kemarin Kuszczak dipaksa bersaing ketat dengan Foster untuk memperebutkan posisi kiper kedua. Kita lihat siapa yang lebih baik.
Momen Paling Berkesan : ketika dia menggagalkan tendangan penalti Gilberto Silva saat MU menghadapi Arsenal (lihat di sini)
Status : main 19 pertandingan dan masih terikat kontrak hingga tahun 2012.
Arrival : direkrut dari Stoke City sebagai pemain muda berbakat.
Foster dikontrak MU pada tahun 2005 namun langsung dipinjamkan ke Watford selama dua tahun. Ternyata di Watford dia menunjukkan penampilan yang luar biasa. Barulah pada tahun 2007 dia ditarik ke MU hingga menggusur posisi Kuszczak sebagai kiper kedua.
Usianya relatif muda untuk seorang kiper. Gayanya eksentrik serta penuh aksi akrobatik, namun hal yang tak kalah penting : dia orang Inggris. Banyak yang meramalkan bahwa Foster menjadi solusi kiper Inggris sejak runtuhnya era David Seaman.
Bagi MU sendiri, Foster belum melakukan banyak hal. Namun dari beberapa kali dipercaya mengawal jala MU, saya berani memberinya nilai 7. Namun tentu saja jalannya masih sangat panjang.
Momen Paling Berkesan : melawan Tottenham di final Piala Carling, ketika itu Foster menjadi pahlawan yang membawa MU meraih gelar juara (lihat di sini).
Status : main 3 pertandingan untuk MU dan diplot menggantikan Van Der Sar
Peter Schmeichel (1991-1999)
Bukan hanya kiper terbaik yang pernah dimiliki MU. Dia adalah salah satu kiper terbaik sepanjang masa yang disejajarkan dengan Gordon Banks dan Lev Yashin.
Ketika saya pertama kali nonton MU pada tahun 1992, keberadaan Schmeichel adalah 80% kekuatan lini belakang MU. Dia direkrut dari Brondby seharga £530.000 yang disebut-sebut oleh Sir Alex sebagai pembelian terbaik abad ini. Saya ingat ketika dia membuat bombers sekelas Klinsmann, Del Piero, dan Van Basten frustrasi. Dialah aktor utama yang membawa MU meraih tiga gelar pada tahun 1999.
Hingga saat ini belum ada satu pun kiper MU yang bisa mengalahkan kualitasnya. Yes! Definitely the best goalkeeper ever!
Momen Paling Berkesan : lusinan penyelamatan dahsyat yang dia lakukan, termasuk sewaktu menghadapi Inter Milan, Juventus, dan Arsenal pada tahun 1998/99. Plus ketika dia membuat gol di UEFA Cup 1995 pada menit terakhir (lihat di sini).
Departure : usai membela MU di 292 pertandingan, pada usia 36 tahun dia mencari tantangan yang lebih ringan di Sporting Lisbon dan membawa mereka juara Liga Portugal 2000.
Raimond van Der Gouw (1996 - 2002)
Kiper Belanda bertubuh tinggi besar ini sengaja dibeli untuk menjadi deputi Schmeichel, menggantikan Tony Coton.
Walaupun demikian, dia merupakan cadangan yang loyal dan punya kualitas rata-rata. Pada musim 1999/2000 dia bersaing ketat dengan Bosnich sebagai kiper utama. Saya selalu khawatir jika dia bermain sebab gawang MU jauh lebih rawan dibanding dikawal Schmeichel.
Momen Paling Berkesan : versus Monaco di Liga Champions 1999 ketika melakukan sejumlah penyelamatan hebat, walau akhirnya MU tersingkir oleh gol penyerang muda, David Trezeguet.
Departure : usai tampil dalam 37 pertandingan, kontraknya tidak diperpanjang dan dia pindah ke West Ham pada usia 39 tahun.
Mark Bosnich (1999 - 2001)
Setelah Schmeichel bergabung ke Sporting, ada lubang menganga di pertahanan MU. Pilihan pengganti jatuh kepada Bosnich yang punya track record mantap bersama Villans. Jujur saja, saat itu saya lebih menjagokan dua kiper muda : Richard Wright dan Sebastian Frey.
Kualitas Bosnich amat buruk. Namun kiper-kiper MU lain lebih hancur lagi. Akhirnya MU terpaksa bergantung padanya untuk satu musim.
Momen Paling Berkesan : versus Palmeiras pada Intercontinental Cup dan Real Madrid pada Liga Champions adalah penampilan bagus Bosnich yang saya ingat. Lainnya saya sudah lupa semua.
Departure : musim pertama main 23 pertandingan, musim kedua jadi cadangan, terus pindah ke Chelsea dan kena kasus narkoba.
Massimo Taibi (1999)
Sempat mengawal jala AC Milan menyaingi Sebastiano Rossi, pantas dia dibebani harapan besar. Sayangnya, The Blind Venetian (Si Buta dari Venezia) ini ternyata lebih jelek dari Bosnich. Tidak aneh apabila di sekolah muncul ejekan suporter lawan : "Taibi, Tai Babi!"
Dia kebobolan gol tolol saat melawan Southampton dan kemasukan lima gol ketika MU digasak Chelsea 0-5. Dia tidak pernah main lagi.
Momen Paling Berkesan : versus Southampton di Premier League 1999 (tentu saja) ketika bola sepakan penyerang timnas, Matthew Le Tissier, menerobos selangkangannya. (lihat di sini)
Departure : hanya main 4 pertandingan, digusur jadi kiper ketiga di bawah Bosnich dan Van Der Gouw. Dia pun pindah ke Reggina.
Fabien Barthez (2000 - 2004)
Saya tidak ingin pemain ini bergabung dengan MU karena kelakuan badutnya seringkali merugikan tim. Namun setelah melihat Taibi dan Bosnich, rasanya keadaan tidak mungkin lebih buruk lagi.
Penampilan Barthez boleh dibilang cukup oke. Banyak penyelamatan dahsyat yang dia ambil. Namun nggak kalah banyak juga keputusan gobloknya. Aksi gemilang dan blundernya fifty-fifty lah.
Boleh dibilang setiap kali Barthez bermain, pendukung MU jadi ekstra was-was karena atraksinya kadang keterlaluan, termasuk pada saat melawan Arsenal dan Deportivo La Coruna. Hingga akhirnya, blunder fenomenalnya yang kesekian "milyar" kali saat melawan Real Madrid membuat dia tidak pernah dimainkan lagi oleh Sir Alex.
Momen Paling Berkesan : ritual ciuman menjijikan dengan Laurent Blanc dan gol tolol melawan Arsenal gara-gara blundernya, dua kali (lihat di sini)
Departure : gara-gara blunder lawan Real Madrid, Barthez tak pernah dimainkan lagi, kemudian dipinjamkan ke Marseille dan dilepas ke sana usai membela MU sebanyak 92 pertandingan.
Roy Carroll (2001 - 2005)
Caroll pada mulanya ditujukan sebagai kiper deputi Barthez, namun pada tahun 2003 dia diposisikan sebagai kiper utama akibat blunder Barthez yang makin menjadi-jadi membuat muak Sir Alex.
Selama menjadi kiper utama, Carroll punya kualitas standar. Nggak banyak penyelamatan hebat namun juga tidak terlalu buruk. Carroll kembali jadi kiper utama pada tahun 2005, menggusur Howard.
Momen Paling Berkesan : kebobolan dari jarak sekitar 60 meter ketika melawan Tottenham, untungnya gol tersebut tidak diakui oleh karena wasit dan hakim garis tidak melihatnya (lihat di sini)
Departure : usai main sebanyak 49 pertandingan dia pun memilih pindah ke West Ham daripada menjadi kiper cadangan.
Tim Howard (2003 - 2006)
Blunder gila-gilaan Barthez membuat Carroll menggantikannya, tapi Ferguson merasa Carroll tak cukup baik. Maka Howard, kiper terbaik Liga MLS Amerika Serikat, pun dibeli pada musim 2003/2004.
Saya terkejut karena Howard ternyata main sangat bagus. Bahkan aksinya jauh lebih hebat dari Barthez, untuk musim pertama. Musim kedua, permainan Howard menurun drastis. Hingga akhirnya Sir Alex pun mengembalikan posisi kiper utama ke Carroll.
Momen Paling Berkesan : kemasukan gol saat melawan Porto dan Jose Mourinho berlari histeris seperti monyet gila (lihat di sini)
Departure : main 45 pertandingan diakhiri penampilan buruk, dia digusur oleh Carroll dan Van Der Sar, akhirnya dijual ke Everton.
Edwin van Der Sar (2005 - now)
Sejak Schmeichel pindah, belum ada kiper lain yang bisa menyaingi dia, selain Van Der Sar. Kiper jangkung ini bahkan berhasil mengukir rekor 1.311 menit tanpa kebobolan pada tahun 2009.
Saya termasuk cukup pesimis ketika Sir Alex merekrutnya, karena waktu itu Van Der Sar telah berusia 35 tahun. Namun ternyata saya keliru. Kecepatan dan ketangkasannya belum hilang, bahkan mampu bersaing dengan Cech dan Reina yang jauh lebih muda.
Jangkauannya yang panjang dan ketenangannya saat menjaga jala MU memberikan nuansa tersendiri, kontras dengan Schmeichel yang meledak-ledak. Bukan tidak mungkin di penghujung karirnya nanti ia melakukan hal yang lebih hebat daripada sang legenda.
Momen Paling Berkesan : menggagalkan tiga tendangan penalti pemain Chelsea di Community Shield (lihat di sini) dan mempecundangi Chelsea lagi di final Liga Champions (lihat di sini).
Status : main 132 pertandingan untuk MU dan rencananya akan pensiun di klub ini.
Tomasz Kuszczak (2006 - now)
Kuszczak menjadi populer setelah bermain dengan sangat gemilang bagi West Bromwich pada tahun 2004-2007. Hal ini memikat Sir Alex merekrutnya untuk mengkover Van Der Sar, karena MU baru saja kehilangan Howard. Kuszczak pun dipinjam dari West Bromwich.
Meskipun tidak istimewa, Kuszczak merupakan kiper dengan kualitas standar Premier League yang sudah teruji di top-flight. Ini membuat saya tidak terlalu khawatir andaipun Van Der Sar cedera.
Penampilannya yang memuaskan membuat MU merekrutnya secara permanen. Hanya saja sejak awal musim 2008/09 kemarin Kuszczak dipaksa bersaing ketat dengan Foster untuk memperebutkan posisi kiper kedua. Kita lihat siapa yang lebih baik.
Momen Paling Berkesan : ketika dia menggagalkan tendangan penalti Gilberto Silva saat MU menghadapi Arsenal (lihat di sini)
Status : main 19 pertandingan dan masih terikat kontrak hingga tahun 2012.
Ben Foster (2007 - now)
Foster dikontrak MU pada tahun 2005 namun langsung dipinjamkan ke Watford selama dua tahun. Ternyata di Watford dia menunjukkan penampilan yang luar biasa. Barulah pada tahun 2007 dia ditarik ke MU hingga menggusur posisi Kuszczak sebagai kiper kedua.
Usianya relatif muda untuk seorang kiper. Gayanya eksentrik serta penuh aksi akrobatik, namun hal yang tak kalah penting : dia orang Inggris. Banyak yang meramalkan bahwa Foster menjadi solusi kiper Inggris sejak runtuhnya era David Seaman.
Bagi MU sendiri, Foster belum melakukan banyak hal. Namun dari beberapa kali dipercaya mengawal jala MU, saya berani memberinya nilai 7. Namun tentu saja jalannya masih sangat panjang.
Momen Paling Berkesan : melawan Tottenham di final Piala Carling, ketika itu Foster menjadi pahlawan yang membawa MU meraih gelar juara (lihat di sini).
Status : main 3 pertandingan untuk MU dan diplot menggantikan Van Der Sar
Rahasia Resep KFC
Ayam goreng bukan masalah remeh. Setidaknya itu pelajaran yang saya dapatkan ketika googling resep ayam goreng KFC malam tadi. Tentu anda tidak asing dengan istilah original recipe. Namun siapa sangka resep rahasia itu berada di bawah pengamanan yang luar biasa.
Ada total sebelas bumbu yang digunakan pada resep KFC. Sekilas nampaknya tidak terlalu susah untuk menebaknya. Asumsi saya garam, tepung, black pepper, dan bahan pengawet ada di antara kesebelas bumbu tersebut. Bagi koki yang berpengalaman tentu bisa menebak seluruhnya.
Berkaca pada suksesnya, tentunya wajar resep KFC mendapatkan pengamanan khusus di kantor pusat. Mungkin anda membayangkan bahwa resep ini ditaruh di dalam sebuah brankas di ruang direktur. Kemudian isinya hanya diketahui oleh jajaran eksekutif dan tim notaris.
Itu asumsi yang terlalu meremehkan. Pengamanan mereka jauh lebih ketat daripada itu.
Saat ini, hanya ada dua eksekutif yang mengetahui resep rahasia KFC. Mereka bahkan menyewa ahli keamanan Bo Dietl untuk merancang sistem pengamanan resep tersebut. Resep rahasia tadi ditulis di secarik kertas yang dimasukkan di loker rahasia pada sebuah ruangan. Ruangan tersebut hanya mempunyai satu jalan keluar-masuk melalui tangga dan dibentengi oleh beton setebal dua kaki dari seluruh sisi (termasuk bagian atas-bawah). Kemudian di sana terdapat sensor gerak dan CCTV yang selalu online. Pada bagian depan ruangan terdapat skuad penjaga bersenjata api yang stand-by selama 24 jam setiap hari.
Jika anda berhasil menembus penjagaan tersebut, anda hanya bisa mengakses loker tadi dengan memasukkan dua nomor PIN yang berbeda secara simultan. Masing-masing nomor PIN diketahui oleh masing-masing eksekutif tadi.
Lebih gila lagi, setengah dari resep tersebut dicampur di satu tempat. Setengah sisanya dicampur pada lokasi lain. Kemudian keduanya digabungkan pada tempat ketiga. Dengan demikian, untuk mengetahui komposisi campurannya, anda harus menembus tiga benteng yang berbeda.
Jadi, kecuali anda James Bond, rasanya mustahil menembusnya. Bahkan sangat layak apabila ada adegan Tom Cruise mencuri resep ayam goreng pada edisi Mission Impossible yang berikutnya.
Finger Lickin’
Kita bicara soal sepele. Resep ayam yang digoreng. Namun KFC memperlakukannya seakan-akan kompetitor mereka bakal mengirimkan sepuluh batalyon tentara untuk merampoknya. Sebagian besar orang di Indonesia makan ayam goreng di KFC bukan karena mereka pikir ayam goreng itu paling enak di planet ini. Mereka terpaksa makan di situ hanya karena tidak semua kota punya restoran Ayam Goreng Mbok Berek (whatever you say…).Jadi pertanyaan sebenarnya bukanlah "Sanggupkah anda memasak ayam goreng yang lebih enak daripada KFC?", melainkan "Sanggupkah anda menjalankan bisnis restoran fast food yang lebih sukses daripada KFC?". Mungkin banyak di antara kita yang mampu memasak ayam goreng yang lebih enak. Namun belum tentu ada yang mampu menjalankan bisnis tersebut sebaik KFC.
Uniknya, dengan sistem seperti tadi, resep KFC tidak bisa dipatenkan. Karena untuk mematenkan sebuah resep berarti perlu mendaftarkan apa saja komposisinya. Hal ini berarti hak paten bakal memaksa KFC membocorkan komposisi resepnya ke publik.
Tidak hanya KFC yang mengambil langkah seperti ini. Menurut yang saya baca, beberapa properti lain seperti resep Coca Cola, McDonald’s, Krispy Kreme, dan algoritma Google AdWords juga tidak dipatenkan untuk menghindari kebocoran ke publik.
Di Indonesia juga sama. Mayoritas properti tidak dipatenkan. Bukan karena takut bocor ke publik tapi memang pada dasarnya kita kurang peduli dengan yang namanya hak paten. Menarik?
Langganan:
Postingan (Atom)





